Saturday, December 18, 2010

Belajar Baca Not Balok

Notasi Musik

Musik dapat dituangkan ke dalam bentuk tulisan dengan menggunakan notasi musik. Seiring dengan perkembangan zaman sekarang notasi musik ditulis dengan menggunakan Tablature agar lebih mudah membacanya.Tablature menggambarkan enam senar gitar. Not dan chord ditandai oleh penempatan angka-angka fret yang diberikan pada senar-senar.




Nilai Not

Untuk dapat membaca tablature dengan baik diperlukan pengetahuan tentang nilai atau jumlah ketukan dari sebuah not atau lebih yang akan kita dimainkan. Berikut dibawah ini tabel mengenai nilai dari not balok.



Tangga Nada (skala) Salah satu hal penting yang tidak dapat dilewatkan adalah tangga nada, dimana setiap melodi lagu tidak lepas dari tangga nada. Dari tangga nada ini kita dapat berimprofisasi dalam bermain musik atau membuat lagu yang kalian ciptakan. Untuk itu kalian perlu mengetahui beberapa tangga nada yang sering digunakan dalam bermain musik. Apa Itu Skala? Semua format musik dari awal atau permulaan diperoleh dari skala. Skala memberi melodi, harmonis dan struktur nyanyian dalam tiap-tiap penggalan musik. Tiap-tiap kunci mempunyai suatu skala. Tiap Chord diperoleh dari suatu skala dengantonic-nyaatau Root sebagai permulaan. Menyusun atau mengatur suatu penggalan musik memerlukan pengetahuan tentang skala yang baik dan lengkap. Dalam dunia musik,dikenal cukup banyak skala dan tampaknya memang akan terus bertambah sesuai perkembanganzaman. Namun skala tersebut terbagi dalam dua kelompok yaitu Skala Diatonik dan Skala Sintetik.Skala Diatonik terdiri dari Skala Major dan Skala Minor. Sedangkan Skala Sintetik antara lain Pentatonik, Whole Tone, Diminish, dll. A.Skala Diatonik 1). Dasar Skala Diatonik Mayor Semua nada pada format musik diperoleh dari abjad Bahasa Inggris yaitu A B C D E F G. Setengah nada (semitones) yang berada diantara abjad ini adalah kres dan mol. Untuk nada kres dilambangkan dengan “#” dan untuk nada mol dilambangkan dengan “b“. Di dunia musik, tanda kres (#) berarti nada naik setengah lebih tinggi dibanding nada aslinya dan tanda mol (b) berarti nada turun setengah lebih rendah dibanding nada aslinya. Kita memilih kunci C sebagai contoh sebab skala ini tidak berisi tanda kres (#) dan tanda mol (b). Semua skala itu dimulai dengan Root (Tonic) dan diakhiri dengan Root yang oktafnya lebih tinggi.

Formula Skala Mayor 

 

 

 

 

 

 

Skala C Mayor

 

 

 

 

 

jarak nada setiap skala mayor adalah 1 – 1 – ½ - 1 – 1 – 1– ½

 

Diagram Skala C mayor 

 Posisi 1 


Posisi 2


2). Dasar Skala Diatonik Minor Untuk skala minor ini kita akan tetap menggunakan tangga nada C juga. Hal ini dilakukan agar kita dapat melihat perbedaanantara skala mayor dan minor dari tangga nada C. Sebetulnya skala minor itu terbagi menjadi 3 bagian, yaitu skala natural minor, skala harmonic minor, dan skala melodic minor. Yang akan kita bahas sekarang adalah skala natural minor karena skala ini yang paling sering kita dengar dalam musik pop atau rock atau yang paling umum digunakan .Untuk 2 skala lainnya akan dibahas berikutnya. Di skala C minoradatiga buah nada yang turun setengah nada dari skala Cmayor. Nada-nada ini adalah nada ke-3, nada ke-6, dan nada ke-7.

Formula Skala Minor

Skala C Minor

 

 

 

 

 

 

 

Skala C Minor

 

 

  

 

 

jarak nada setiap skala natural minor adalah 1 – ½- 1 – 1 – ½ - 1 – 1

 

Diagram Skala C minor

Posisi 1.

Posisi 2.



Circle of 5th dan Circle of 4th

Fungsi daricircle of 5th dan circle of 4thini adalah untuk mencari jumlah(#) “kres” atau (b) “mol” dalam suatu tangga nada.
Untuk mencarihubungan kunci-kunci ini kita bagi menjadi 2 cara:
1. Circle of 5th
2. Circle of 4th


 

 

 


Gambar Circle of 5th dan Circle of 4th
Circle of 5th kita gunakan untuk mencari jumlah (#) dari suatu tangga nada yang dimulai dari tangga nada C. Caranya adalah dengan mengambil nada ke-5dari Root ® untuk dijadikan nada dasar kemudian naikkan nada ke-7 setengahnada [ # ].
Contoh:
C=do    1   2   3   4   | 5 |   6   7   |   8
C   D   E   F   | G |   A   B   |   C
Nada kelimanya adalah G. maka kita ambil G sebagai nada dasar.
Kemudian Nada ketujuh yaitu F dinaikkan 1/2 menjadi F#
G=do    1   2   3   4   | 5 |   6   7    |   8
G   A   B   C   | D |   E   F#   |   G   —–> 1#
Nada kelimanya adalah D. maka kita ambil D sebagai nada dasar.
Kemudian Nada ketujuh yaitu C dinaikkan 1/2 menjadi C#
D=do    1   2   3   4   | 5 |   6   7    |   8
D   E   F#  G   | A |   B   C#   |   D   —–> 2#
Dan seterusnya untuk nada dasar yang lain seperti:
A=do—–> 3#
E=do—–> 4#
B=do—–> 5#
F#=do —–> 6#
Circle of 4th kita gunakan untuk mencari jumlah (b) “mol” dari suatu tangga nada yang dimulai dari tangga nada C. Caranya adalah dengan mengambil nada ke-4dari Root untuk dijadikan nada dasar kemudian turunkan nada ke-4 setengahnada [ b ].
Contoh:
C=do    1   2   3   | 4 |   5    6   7   |   8
C   D   E   | F |   G    A   B   |   C
Nada keempatnya adalah F. Maka kita ambil F sebagai nada dasar.
Kemudian Nada keempat yaitu B diturunkan 1/2 menjadi Bb
F=do    1   2   3   | 4 |   5    6   7   |   8
F   G   A   |Bb |   C    D   E   |   F   —–> 1b
Nada keempatnya adalah Bb. Maka kita ambil Bb sebagai nada dasar.
Kemudian Nada keempat yaitu E diturunkan 1/2 menjadi Eb
Bb=do   1   2   3   | 4 |   5    6   7   |   8
Bb  C   D   |Eb |   F    G   A   |   Bb  —–> 2b
Dan seterusnya untuk nada dasar yang lain seperti:
Eb=do —–> 3b
Ab=do —–> 4b
Db=do —–> 5b
Gb=do —–> 6b



Sekian . . semoga ilmu ini bermanfaat bagi kalian semua . . jangan menyerah musisi" kecil.

2 comments: